Sejarah Berdirinya Desa Dagen

Desa Dagen merupakan satu desa yang berada di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Adapun sejarah berdirinya desa ini berasal dari sebuah kepercayaan terhadap adanya cikal bakal leluhur, yaitu makam Eyang Pangeran Dagi. Dari situlah maka kemudian muncul nama Dagen yang menurut masyarakat setempat adalah dusun pertama di Desa Dagen.  Menurut kepercayaan masyarakat Desa Dagen. Oleh beberapa masyarakat, baik itu masyarakat dari luar maupun masyarakat Dagen sendiri, makam Eyang Pangera Dagi dipercaya dapat mendatangkan berkat. Misalnya, Masyarakat yang memohon restu untuk mencari jabatan. Sampai saat ini banyak masyarakat yang masih meyakini bahwa orang yang memohon restu di makam Eyang Pangeran Dagi akan benar-benar-benar mendapatkan berkah yang dimintanya.      

Kepala Desa Dagen yang pertama memimpin yaitu Renggo Prahono. Kemudian Kepala Desa yang ke dua yaitu R.I Wiryo Suyoso. Kepala Desa yang ke tiga yaitu Soebakdi yang menjabat di Tahun 1955 sampai Tahun 1977. Kepala Desa yang ke empat yaitu Kadar Slamet, yang menjabat pada Tahun 1977 sampai dengan Tahun 1980. Kepala Desa yang ke lima bernama Sudiro yang menjabat dari Tahun 1981 sampai dengan Tahun 1989. Kepala Desa yang ke enam yaitu Supardi, S.H, yang menjabat dari Tahun 1989 sampai dengan Tahun 2007 . Kemudian Kepala Desa yang ke tujuh yaitu Wuryanto, S.T yang menjabat di Tahun 2007 sampai dengan Tahun 2013.  Kepala Desa Dagen yang ke Delapan yaitu Andi Susilo Purnomo, S.H yang menjabat dari Tahun 2013 sampai Tahun 2019. Sampai saat ini program yang dilakukan Pemerintah Desa Dagen dalam mensejahterakan warganya sudah berjalan dengan lancar, dengan kepemimpinan kepala desa Bapak Andi Susilo Purnomo, S.H.

Desa Dagen terletak di sebelah timur Kota Solo. Desa ini termasuk lingkup Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.

Secara umum Desa Dagen mempunyai batas-batas wilayah sebagai

berikut :

Sebelah Utara              : Berbatasan dengan Desa Jetis

Sebelah Selatan           : Berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo

Sebelah Barat              : Berbatasan dengan Desa Ngringo

Sebelah Timur             : Berbatasan dengan Desa Jaten

Letak Desa Dagen memang cukup strategis, dengan posisinya yang berada dipinggir jalan raya besar. Di batas desa sebelah barat dan selatan terdapat jalan besar utama yang biasa dilewati bus-bus angkutan umum. Jalan dari arah barat ke timur, yang merupkan sisi sebelah selatan Desa Dagen merupakan jalan utama dari arah Tawangmangu ke Solo ataupun sebaliknya. Jalan ini biasa di lewati bus angkutan jurusan Tawangmangu, Matesih atau Sukoharjo. Sedangkan sisi sebelah barat Desa Dagen adalah jalur utama dari barat kearah utara, yakni lalu lintas kearah Sragen atau Surabaya atau sebaliknya.

Luas wilayah berdasarkan laporan monografi Desa Dagen tahun 2018 adalah 282,505 hektar yang terbagi menjadi 5 dusun, terdiri dari 12 RW dan 37 RT. Luas tanah tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, baik jalan, sawah, pemukiman, pabrik, bangunan umum dan sebagainya.

Tabel 3.1 Luas Wilayah Berdasarkan Monografi

Bentuk Penggunaan Lahan Luas (Ha) Dalam %
Sawah irigasi tehnis 140,475 49,72
Pemukiman, Pabik dan Bangunan umum 93,445 33,07
Tanah Bengkok Pamong Desa 17,392 6,15
Sawah Kas Desa 2,940 0,86
Dam 3 0,001
Lain-lain (Sungai, Jalan, dll) 23,288 8,24
Sarana Air bersih berbasis masyarakat 0,410 0,045
JUMLAH 282,505 100

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *